25 Wanita Cerdas di Zaman Rasulullah Layak Diteladani (1) Kemudian Ummu Salamah, sang pemberi solusi bagi Rasulullah dalam situasi genting di Hudaibiyyah. Sumayyah bint Khubbat, perempuan syahidah pertama dalam Islam. Nusaibah binti Ka'ab, tameng Rasulullah dalam perang Uhud. Rufaidah al-Aslamiyyah, dokter perempuan pertama dalam Islam dan lain Meski berbeda, pria dan wanita saling membutuhkan sehingga harus bekerja sama secara benar dan sah, dijalin dengan hubungan kasih yang suci dan murni. Maka, Islam mengatur batas-batas hubungan pria dan wanita, pernikahan, dan rumah tangga dengan cukup detail. Sebab, hal ini dipandang sebagai masalah asasi yang harus diselesaikan sejak dini. Dalam Islam mengajarkan untuk melakukan dan mempergauli sang istri secara lembut, halus, tidak main asal pukul, kasar dan lain sebagainya. Allah Swt. berfirman, "Pergaulilah mereka (para istri) dengan baik," (An-Nisa': 19). Pada zaman dahulu pula, perempuan juga tidak mendapatkan warisan ketika kerabatnya meninggal. 28. Wanita yang senantiasa beristighfar. Wanita yang sholehah didalam hatinya tertanam rasa takut kepada Allah apabila melakukan suatu kesalahan atau perbuatan yang dilarang dan dibenci oleh Allah. Sehingga wanita sholehah senantiasa menjaga diri dengan selalu beristighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng.

ceramah tentang kemuliaan wanita dalam islam